|
AYAM GORENG Ayam Goreng Pak Bowo, Jl. MT. Haryono, sesudah belokan ke Jagalan. Spesial ayam goreng pake bumbu Ngoyang,
BAKSO Bakso Pak Geger, Ini bakso lumayan terkenal di antero Semarang, terkenal mahal, terkenal enak, dan terkenal banyak jerohannya, hahaha, jadi ada yang bingung juga nih, ini bakso apa soto...karena banyaknya jerohan yang ngisi di mangkok bakso. Lokasinya di daerah Semarang Barat ( lumayan deket banget ama rumah ) sayang nama jalannya lupa saya, yak sapa yg ke Semarang dan hobi makan bakso, nanti aku bawa ke sini deh....asal jangan bawa orang sekampung yah... Tapi menurut saya, bakso buletnya sendiri kurang begitu istimewa, masih enak bakso tetangga saya pas di Malang, berasssaaa banget. Untungnya kekurangan itu ditutupi oleh kuah bakso dan apa lagi kalau bukan jerohannya itu. Kalau merasa eneg, tinggal tambahin dengan acar timun. Harga per mangkok Rp. 9000,- . Atau bagi yang tidak suka jerohan dapat memilih bakso daging
Bakso Pak Petruk, Ini juga terkenal di Semarang, kalau yang ini rada unik, kita bisa pesan yang istimewa atau yang biasa, bedanya kalau yang istimewa itu bakso buletnya cuman 1, tapi MasyaAllah gedenya minta ampyun... ini juga ada jerohannya tapi tidak sebanyak Bakso Pak Geger (yah paling 5 biji an gitu dech), trus bakso yang biasa itu bakso buletnya ada banyak tapi ukuran standart semua, plus jerohan pasti. Keunikan yg istimewa, baksonya tuh lunak banget, lembut, ketika kita nyendok baksonya yang gede untuk dibelah gitu, terasa banget kelunakannya, dan rasanya juga gurih pas di lidah trus bakso gede itu juga ada isinya, isinya juga jerohan hanya saja macamnya seperti ginjal, jantung, juga daging halus. Kekurangannya, sekarang bakso Pak Petruk tidak menyediakan acar ketimun. harga per porsinya Rp. 7500,- / mangkok. Lokasinya tersebar di Semarang, tapi yang saya pernah cobain di Jalan Indraprasta (pusatnya) dan Jalan Kaligarang (salah satu cabangnya)
Bakso Pojok, Di Bandungan (pagi / siang). Terletak di dalam pasar dan paling pojok
NASI GORENG / NASI BAKAR / NASI AYAM / NASI GANDUL / NASI PECEL / NASI KUCING Nasi Goreng Babat Pak Taman, Jl. Stadion (pagi / siang). Disini kita punya pilihan untuk pesan nasi goreng babat, sebenarnya sih tidak cuman babat, namun masakan ini memang dinamakan demikian. Anda bisa pesan beraneka jerohan sapi, mulai dari babat tebal, babat sumping, iso (usus), paru, dll. Bila Anda kurang suka jerohan sapi, bisa minta diganti daging ayam. Ada juga masakan babat / iso gongso, yang dimasak dalam kuah kecap yang kental. Ada juga emping manis dan kerupuk udang. Minumannya bisa pesan es kelapa muda, sueeger banget.
Sego Bakar, Jl. Gajah Mada no.17 (malam). Nasi uduk yang dikemas dalam daun dan dibakar diatas api. Terdapat pilihan Sego Bakar Ayam Setan, Sego Bakar Ikan Belanak, Sego Bakar Sate Udang
Nasi Ayam Bu Wido, Jl Kemuning (malam), dekat kantor polisi. Wah ini benar-benar nasi ayam kegemaran saya, kuah opor yang begitu pas di lidah, sambal goreng jipang yang asyik punya, dan aksesoris-nya begitu lengkap (sate saren, ati-rempela, usus, dll).
Nasi Ayam Depan sekolah Karangturi, Depan sekolah Karangturi (kalau pagi kecuali yg minggu).
Nasi Ayam Depan sekolah Santo Yusuf Mataram, Depan sekolah Santo Yusuf Mataram (pagi).
Nasi Ayam Mbok Yem Mataram, Depan sekolah Mataram.
Nasi Ayam Simpang Lima, Deket Matahari – BCA (buka 9 Malam ke atas).
Nasi Gandul Pak Memet, Jl. Dr Cipto (malam), lebih dekat dari arah Citarum. Kuahnya enak dan gurih. Disana Anda bisa pesan tambahan lauk seperti daging, koyor, telur, dll.
Nasi Pecel Yu Surip, Jl MT Haryono (malam) dekat radio Gajahmada FM. Bukanya sore hari, tapi saya ingatkan, harus sabar antri yah.. luar biasa panjang, sayangnya ndak bisa ambil nomor dulu. Bisa minta dibubuhi bakmi goreng atau gudangan, ada aksesoris bantal (martabak goreng), sate keong, sate telur puyuh, babat/iso/daging, telur dll. Warning: nasinya cukup banyak, jadi ada baiknya pesan separo dulu untuk lihat situasi perut, peyek teri, udang dan kacang
Nasi Pecel Gandhekan, Kalau siang, buka di MT Haryono, tepatnya di Kp Gandhekan. Makannya pakai dingklik kecil, it’s been a long time for me not going there, jadi susah ngomong. Tapi klo malam, buka di Jl Pahlawan (dekat simpang lima, persisnya diseberang Mal Robinson Ramayana). Antrinya juga harus sabar, aksesorisnya juga lengkap seperti Yu Surip, tapi disini tidak ada bakmie goreng nor gudangan. Update: Pecel Gandhekan akhirnya buka malam hari di Jl Gajahmada dekat traffic light Pemuda; lengkap dengan mie goreng dan aksesorisnya.
Nasi Kucing Dot Com, Di Tanah Mas.
Nasi Kucing Pinggiran Gajah Mada, Deket Istana Buah
Nasi Kucing Pak Gik, Deket ama Gereja Alfa Omega (buka 11 malam ke atas)
SOTO Soto Kudus Mbak Lien, Di dekat RS Telogorejo (pagi / siang); jualnya pagi sampai siang. Kuahnya kental dan sangat gurih, dengan potongan sayur kuchai dan bawang goreng yang banyak. Asesorisnya harus dicoba karena sangat nendang gitu, sate ayam dan kerang yang besar-besar dan mantap, paru goreng yang digoreng crispy.
Soto Selan, Di Depok (pagi / siang). Kuahnya kuning kental dengan tauge. Yang istimewa adalah rempela goreng yang sangat empuk, ayam goreng yang cocok untuk teman makan soto, serta tempe yang digoreng panas-panas (in case tidak panas, Anda bisa minta ke penjualnya untuk versi yang panas.
Soto Pak No, Soto Pak Darno, dan Warung Ijo, Jl. Thamrin.
Soto Pak Yo alias Pak Tugiyo, Di daerah Kranggan (area perdagangan emas di Semarang)
Soto Ayam Bokoran, Jl. Plampitan salah satu pojokan kota tua di semarang, warung soto ini kami kunjungi di pagi hari. ternyata kami harus mengantri sebelum bisa mencicipi soto ini. pengunjung yang membludak, membuat saya terheran-heran. padahal, restoran ini sangat kecil dan pengap. namun, para pengunjung rela berdesakan dan menunggu yang lain selesai makan. soto ayam ini, disajikan dalam mangkok yang tidak terlampau besar, dengan kuahnya yang berwarna kuning kecoklatan dan diisi dengan soun dan ayam suwir, serta nasi putih tentunya. saya akui bahwa wanginya cukup menggugah selera makan. padahal perut saya baru saja diisi dengan nasi ayam di subuh tadi. selain soto ayam, terdapat juga beberapa makanan pendamping, antara lain tempe goreng, perkedel, telur kecap, dan sate kerang.
Soto Pak No, Di Menteri Supeno yaitu daerah dimana banyak Kantor Pemerintah, yang lokasinya berada di belakang Kantor Gubernur Jawa Tengah dan juga Kantor Bulog Jawa Tengah. Soto Pak No di Menteri Supeno sendiri sekarang sudah beralih ke generasi kedua.
Soto Soenaryo dan Soto Mas Met, Jl. Indrapasta Cuma Soto Mas Met ini hanya buka di malam hari.
Soto Neon, Di lapangan Brumbungan (malam). Dan buka di pagi hari hanya di hari Minggu. Salah satu menu favorit di Soto Neon yakni Tahu Bung, Tahu yang berisi bambu muda alias rebung. Mangkok yang digunakan untuk satu porsi, menggunakan mangkok bakso. Sedangkan untuk tambahan separuh menggunakan mangkok soto yang biasa digunakan di warung lain. Cukup cerdik, jadi dengan harga yang relatif sama, tapi porsi yang disediakan lebih banyak dibandingkan warung yang lain.
Soto Banjar, Di Citarum
Soto Pak Mul, Di Puri Anjasmoro
Soto sapi Pak Keri, Di Ungaran, kira - kira 30-40 menit dari Simpang lima (pagi / siang). Jangan khawatir, mangkoknya begitu kecil sehingga Anda bisa mencicipinya dengan masakan Pak Kempleng.
TAHU GIMBAL / TAHU PONG / TAHU CAMPUR Tahu Gimbal, Di Taman KB Jalan Menteri Supeno (siang). Tidak jauh dari Kantor Gubernur Jateng, SMU 1, dan Bulog Jawa Tengah. (malam) terutama malam minggu, lokasinya berada di Jalan Pahlawan tepatnya di depan Kantor Telkom. Disitu berderet penjual Tahu Gimbal Lesehan. Tetapi kalau melihat sekilas (saya belum coba), anda sebaiknya hati-hati dengan harga yang ditawarkan. Biasanya kalau modelnya seperti itu, harga yang ditawarkan harga turis.
Tahu Gimbal Pak Boymin, Di Patimura (siang)
Tahu Gimbal, Jl. Pemuda depan BCA
Tahu gimbal, Jl. Dr. Cipto, tahu gimbal Blora yg dimodif sama tahu gimbal semarang, cobek sama kerupuknya asli ngambil dari Blora lho, yg bikin beda tuh cobeknya dari tanah liat sama uleg - ulegnya dari pohon bambu, harganya terjangkau lagi.
Tahu Pong, Jl. Gajahmada (pagi / siang), dekat perempatan Depok. Tahu pong itu semacam tahu kosong yang digoreng, bisa ditambahkan Gimbal Udang (udang yang digoreng dengan tepung), timun dan Telur, disajikan dengan kuah petis dan bawang dan acar lobak. Ada pula tahu kopyok, yaitu tahu mentah yang dihancurkan dan dicampur dengan telur; lalu digoreng. Untuk satu porsi tahu pong dan gimbal, harganya 9500 rupiah, sedangkan untuk menu komplit yang terdiri dari tahu, gimbal, telur harganya 14.000
Tahu Pong, Jl. Karangsaru (malam) lebih dekat dengan Jl MT Haryono. Sebenarnya tahu pong ya mirip-mirip gitulah, tapi di sini kuah petis + bawang putihnya lebih terasa nikmat dan pas di lidah; penjualnya pun grapyak (baca: ramah) menyapa setiap pengunjung tanpa terkecuali.
Tahu baxo, Di Ungaran. Memang seperti itu cara penulisannya. Tahu baxo. saya sendiri terpingkal-pingkal membacanya, ketika dibawa ke toko tahu baxo. Letaknya di jalan kutilang raya di pelosok ungaran, dengan melewati beberapa sawah di kanan kiri jalannya. warung tahu baxo itu sendiri sudah cukup modern, seperti halnya toko di kota. Kami membeli satu kotak berisi sepuluh tahu. Cukup mengantri juga, karena walaupun tokonya jauh, pengunjungnya cukup ramai juga. Sesuai namanya, makanan ini merupakan penganan yang berbahan dasar tahu dan berisikan baso daging sapi di dalamnya. gigitan pertama, saya sudah terkesan dengan rasa bumbunya. sedikit basah, namun rasa bawang putih dan bumbu khas mereka langsung terasa di lidah. Sedikit menyengat memang, apalagi buat anda yang tidak menyukai aroma bawang putih. Namun jangan khawatir, tak lama rasa tawar tahunya akan membuat sensasi tersendiri. Ketika gigitan anda mencapai baso sapinya, hal itu akan menjadi puncak dari ritual makan tahu baxo ini. rasa daging sapinya sangat terasa dan membuat kita tak sabar untuk mencoba gigitan berikutnya. Makanan ringan namun sedikit berat ini, sangat cocok disantap sore hari atau pagi hari sebagai peneman minum teh dan kopi.
Tahu Goreng, Di Bandungan (pagi / siang).
Tahu Campur, Di Ungaran (pagi / siang). Semacam tahu dengan bakwan, disajikan dengan irisan kol dan sambal kacang. Klo bisa, minta mereka gorengkan tahu/bakwan yang baru, sehingga crispy. Klo suka, juga bisa pesan irisan kol yang digoreng.
SATE Sate Kambing Pak Rony, Di daerah Pecinan kira-kira seberangnya Gg Baru (malam). Tapi ini makan di kursi pinggir jalan, sambil melihat-lihat sekian banyak orang makan-makan didaerah sana.
Sate Sapi, Juga di Pecinan (lupa namanya, tapi cukup enak)
Sate Babi, Juga di Pecinan dengan bakut sayur asin yang begitu yummy.
Sate Kambing 29, Di dekat Gereja Blenduk (siang / sore). Banyak menjadi rujukan para pecinta masakan daging kambing. Lokasi aslinya, namun ada cabang di Jl Teuku Umar (dekat jalan tol Jatingaleh). Dagingnya empuk banget, ditemani kuah tongseng yang nikmat dan rempah-rempah yang beraroma sedap.
Sate Ayam, Jl. Gajahmada, tepatnya diseberang Hotel Quirin (aka Hotel Queen). Di sini ada sederet penjual sate, saya sukanya yang diseberang Toko Roti Sari Manis, sorry banget saat ini blank, lupa nama penjualnya siapa Hati-hati, usahakan untuk membawa uang receh karena banyak pengamen disana.
Sate Sapi Pak Kempleng, Di Ungaran (pagi / siang). Ada begitu banyak warung yang menggunakan nama ini (mungkin saudara-saudaranya, baik dekat maupun jauh), tapi saya pribadi cukup cocok dengan yang di Jl Diponegoro Ungaran sebelah kiri kalau dari Semarang, dekat RM Aneka Sari.
MIE TITEE / MIE JOWO / MIE PANGSIT Mie Titee Gajahmada, Di sebelah Tahu Pong Gajahmada (malam). yang terletak persis di. Di sini Anda dapat menjumpai rebusan mie / bihun dengan sayur bayam, diberi daging babi (juga kulit babi, bila berminat) dan udang. Kuahnya kecoklatan dengan bawang putih yang sangat generous. Sungguh nikmat bila diberi merica banyak-banyak (tentu saja bagi yang suka merica).
Mie Titee, Jl. Moch Suyudi
Mie Pak Min, Di Pecinan. Mie dengan daging titee, bakso, dan pangsit basah / goreng dan porsinya kecil
Mie Jowo Bung Jhon, Di belakang GIA Pringgading.
Mie Jowo Pak Har, Di belakang GIA Pringgading. Mie Jowo itu ya sebenarnya masakan bakmie / bihun biasa, yang dimasak dengan banyak kecap sehingga menandakan ciri lidah Jawa Tengah yang suka manis itu yah.. diberi keekian, suwiran ayam, sawi dan tomat. Yang asyik adalah sate-nya, ada sate daging, ati-rempela, saren, dll. Saya pribadi lebih suka Pak Har karena masakannya lebih manis dan sate-nya terasa lebih enak (mungkin karena membakarnya sampai agak garing yah).
Mie Jowo Pak Gareng, Di daerah Wotgandul
Mie Jowo Joko Kendil, Di Tanah Mas
Mie Pangsit Goreng Siang Kie, Di Gang Lombok.
BUBUR Bubur Sukabumi, Di Depok (malam). Well, jauh-jauh ke Semarang koq makan masakan Sukabumi sih? Soalnya dengan segitu banyak makanan gorengan tentu membuat tenggorokan menjadi panas. Bubur Sukabumi disajikan dengan potongan ayam tim, saren, tahu kuning, sayur asin, dan timun. Wah enak bener.
Aneka bubur, Di Jagalan (malam). Hanya bisa dibungkus lho. Anda bisa mencicipi bubur delima, candil, sumsum, jewawut, dll. Dia juga jual Lontong Opor yang rasanya sungguh mama-mia Hati-hati sangat pedas lho sambal gorengnya.
Bubur Ayam, Depan Java Mall (malam)
SWIEKE / RUJAK / LOENPIA / ASEM – ASEM / KEPITING Swieke Untung, Jl. Moh Suyudi (malam). Disini swieke gorengnya lumayan (but frankly I still misses Swieke Gris sekarang sudah tutup), kita juga diperbolehkan meminta kuah kosong (ini istilah kalau kita cuman minta kuah taoco tanpa daging swieke, gratis koq).
Swieke Marin, Di dekat toserba kecil Marin, di Puri Anjasmoro (malam). Yang asyik, di sini punya menu andalan Tahu Gimbal yang sangat yummy dan bersih; digoreng panas-panas dan dibubuhi bumbu kacang yang cukup kental. Terus terang, saya malah lebih senang tahu gimbalnya, ketimbang swieke-nya.
Rujak Marem Pak Man, Di sekitar SMA Loyola (pagi / siang). Dia menggunakan potongan pisang hijau (dan terkadang belimbing), kacang, dan terasi dalam pembuatan sambalnya. Bisa pesan rujak iris ataupun rujak cacah (buah dipotong sangat tipis dengan alat pasah, dicampur langsung dengan sambal rujak, dan sangat segar).
Loenpia Gang Lombok, Harus dikunjungi bagi para wisatawan kuliner di Semarang, (pagi/siang).
Asem - Asem Koh Liem, Jl. Karanganyar (pagi / siang). Benar - benar die-die must try. Di sini yang dihidangkan adalah masakan siap saji, namun dengan kecepatan yang sangat tinggi. Sang empunya Koh Liem sendiri tidak segan - segan turun tangan membantu pelayanan ke konsumen. Masakan yang merupakan menu favorit adalah asem - asem daging (lha wong nama rumah makannya saja pakai Asem - asem), cumi-cumi / kodok goreng / jerohan ayamnya yang disajikan dengan saus kecap inggris yang lezat.
Kepiting, Di Ungaran, di dekat Polres Ungaran (pagi / siang). Ada kepiting taoco maupun goreng mentega. Hati-hati, pada hari Minggu/besar cenderung sangat ramai sehingga sangat disarankan untuk melakukan pemesanan lewat telpon dulu setidaknya 1 jam sebelumnya
RM Alam Indah, Di Gombel (malam), masakannya sih lumayan saja tapi view-nya yang asyik. Bisa melihat Semarang dari atas, paling asyik dikunjungi kalau malam hari karena bisa melihat lampu-lampu yang begitu indah. Kalau pas ada event tertentu, ada atraksi pesta kembang api.
ES CAMPUR / ES DAWET / ES KELAPA MUDA / ES CREAM / SUSU KEDELAI Es Marem, Di Pecinan. Es campur, dengan tape kering.
Es Gang Lombok, Di Gang Lombok. Sangat segar (menggunakan manisan mangga, cincao, kelapa muda, dll).
Es Dawet Kampung Kali, Depan sekolah Theresiana (pagi / siang). Es dawetnya cukup istimewa dan Anda bisa menikmati betapa teduhnya daerah itu dengan begitu banyak pohon rindang. Bila pas musim, Anda pun bisa memesan durian dicampur di es dawetnya.
Es Kelapa Muda Kartika, Di MT Haryono (pagi / siang). Sangat dekat dengan pertigaan Jl Petolongan. Kelapa mudanya sungguh berkualitas tinggi, disajikan dalam gelas besar dengan sirup Kartika. Anda pun bisa makan pisang goreng (ini sangat recommended), bakmi/bihun goreng dalam daun pisang, lunpia goreng, dll. Ada pula variasi Blewah (kalau pas musim).
Es krim Lind’s Cafe, Di Pondok Indrapasta. Tempatnya cukup romantis di taman, dengan banyak lampu. Es krimnya cukup enak. Anda juga bisa pesan kroket, kentang, dll yang memang enak dan layak dicoba.
Susu Kedelai, Di Bandungan, di pabriknya langsung, lokasinya didekat jual tanaman bunga-bunga.
WEDANG / KOPI Aneka wedang di Istana Wedang, Jl. Pemuda disamping hotel Novotel (sore/ malam). Ada wedang ronde yang menghangatkan, wedang kacang hijau / kacang tanah, dll. Makanan pun cukup enak, ada galantine, lontong opor cap gomeh, dll.
Wedang Ronde, Di Bandungan (pagi / siang). disamping Tahu Campur. Perlu diperhatikan, kita tidak bisa meminta Wedang Ronde diantar ke Bakso Pojok Bandungan karena ada perselisihan paham antar kedua pemiliknya
Kampung Kopi Banaran, Di Ungaran menuju Solo, kami memutuskan singgah dulu di kampung kopi banaran ini. terletak di pinggir jalan selepas kota ungaran, kafe ini dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara. Tidak hanya kopi, mereka juga memiliki menu masakan berat lainnya seperti nasi goreng, namun kopi tetap menjadi menu special mereka. Dengan kebun kopi seluas ratusan hektar di sekitar kafe ini, mereka tak usah repot-repot mencari kopi untuk kebutuhan itu. Saya memesan kopi tubruknya, sekedar melepas rasa kantuk. Cukup kuat dan nikmat juga rasa kopinya. Namun, pelayanan yang seadanya, membuat rasa kopi ini tak cukup kuat untuk direkomendasikan.
Restoran Coffee Eva, Lokasi restoran ini sebenarnya berada diantara magelang dan semarang, tepatnya di daerah jambu. Terletak pada sebuah tanjakan, tempat ini menjadi pemberhentian yang strategis bagi para pengemudi, terutama motor. Saya tiba sore hari dan langsung disuguhi tahu rebus sambal kecapnya yang sangat terkenal itu. Seperti halnya kafe banaran di ungaran, restoran ini pun terletak ditengah perkebunan kopi, sehingga kopinya merupakan salah satu menu spesial yang wajib dicoba. tapi sayang, saya lupa mengatakan pada si pelayan untuk mengurangi gulanya. Seperti halnya warung - warung kopi lain di jawa, kopi mereka pun akhirnya menjadi sangat maniiis sekali. Bondan Winarno mengatakan bahwa selain kopi, dalam hal ini sirup kopi (paduan antara arabika dan robusta), makanan lain yang wajib dicoba adalah gudeg manggar dan lontong rawon. dan saya tidak mencoba keduanya sama sekali. Huu uuh. Bodohnya.. saya.
PISANG PLENET / LEKKER / KUE BANDUNG Pisang Plenet, Jl. Gajahmada, yaitu pisang yang dibakar diatas arang, lalu di-plenet (baca: dipencet-pencet), lalu dibubuhi selai dan gula halus. Huenak tenan…
Kue Lekker, Di pintu masuk SMA Loyola (di seberang Koh Liem) (pagi / siang), nama penjualnya Paimo. Menu andalannya Kue Lekker Telur Sosis, bila Anda suka pedas, minta dikasih sambal yang banyak (but please be carefull, pedes bener boookkk).. yang prefer makanan ringan, pesan saja Kue Lekker Pisang Coklat Keju, mantappp.. harganya agak lebih mahal, tapi kualitas bahan sangatlah bagus (adonan kue yang lebih kental, keju Kraft, dll).
Kue Bandung, Di Jagalan (malam), ini porsinya besar dan takaran coklat / keju-nya sangat banyak.
Kue Bandung Thien-Thien Lay, Di Moh Suyudi (sekarang ini adonan Kue Bandung ditaburi sedikit gula pasir saat dipanggang, sehingga terasa lebih gurih dan enak), juga Kue Pukisnya enak sekali…
NGOYANG / KEEKIAN / BABI PANGGANG / BANDENG Ngoyang, Keekian, Babi Panggang, Di Pasar Johar dekat gedung bekas Matahari. Mereka juga menyediakan ayam goreng tepung yang sangat crisp.
Ngoyang, Keekian, Babi Panggang, Jl. Moh Suyudi (pagi / siang). Ada lidah, kuping, usus, daging, jerohan, dll. Acar lobak merupakan asesoris pendamping yang wajib sifatnya. Sekarang mereka juga punya menu tambahan yaitu Baikut Sayur Asin.
Lesehan Aneka Bandeng Victory, Di Puri Anjasmoro (malam). Saya pribadi prefer Victory karena lebih bersih, tempat lebih nyaman.
Lesehan Aneka Bandeng Baron, Di Puri Anjasmoro (malam). Ada bandeng goreng, bandeng keropok dll. By the way, bandengnya bukan presto lho, tapi untuk masakan tertentu (goreng) durinya cukup aman untuk dimakan. Mohon bila ajak anak kecil, awasi durinya yah. Ada juga kepiting telur dan kepiting lemburinya pun cukup enak lho.
Lesehan Bandeng Kampung Laut, Di dekat PRPP (Puri Anjasmoro). Masakan sih hampir serupa dengan yang diatas, tapi dengan view yang lumayan indah dan romantis. Jangan lupa untuk naik perahu yah, IIRC 5 ribu untuk tiap orang, minimal 3 orang sekali angkat. Anda bisa melihat sesekali ikan bandeng berloncatan masuk ke perahu, wah asyik banget.
Sumber : Info dari teman – teman di Semarang Silahkan dicek apa tempat -tempat ini masih buka, dan silahkan mencoba
|